Inilah Larangan Bermain Judi di Indonesia yang Patut Anda Ketahui

http://202.95.10.10/ – Bermain judi merupakan salah satu permainan yang sudah sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Ya, hal ini dikarenakan permainan taruhan yang satu ini telah dimainkan sejak dulu sebelum para penjajah datang ke Indonesia. Perjudian di Indonesia di awali dari para dukun yang pada saat itu selalu diandalkan untuk meramal sebuah kejadian yang akan datang. Dalam melakukan hal ini biasa para dukun menggunakan alat-alat ramalan yang berupa batu, tongkat, dan tulang hewan.

Kemudian setelah para penjajah mulai datang ke Indonesia, permainan judi ini semakin berkembang yang ditandai dengan banyaknya jenis permainan judi yang dibawa oleh para penjajah seperti permainan judi kartu, permainan judi domino, dan permainan judi dadu. Perlu Anda ketahui bahwa di tahun 1620 pada saat VOC mulai berkuasa di Nusantara, mereka mengizinkan orang-orang Tionghoa untuk membuka sebuah rumah judi. Hal ini dilakukan supaya mereka bisa mendapatkan keuntungan dari permainan judi ini.

Dari sanalah permainan judi mulai diminati oleh banyak orang sampai saat ini meskipun telah ada peraturan perundang-undangan yang telah melarang permainan ini untuk dimainkan. Namun tahukah Anda sebelum adanya larangan bermain judi di Indonesia, pemerintah Indonesia sendiri pernah melegalkan permainan ini di Jakarta yaitu pada masa pemerintahan Ali Sadikin. Adapun alasan dari Ali Sadikin dalam melegalkan permainan ini yaitu untuk pembangunan. Oleh karena itu diaturlah sebuah perundang-undangan No. 11 Tahun 1957, dimana dalam undang-undang ini menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki izin untuk melakukan pemungutan pajak izin perjudian.

Namun perizinan perjudian ini hanya dikhususkan kepada para pengusaha Cina saja. Mengapa demikian? Hal ini karena permainan judi dianggap sebagai suatu budaya yang berasal dari Cina. Adapun pengusaha Cina yang pada saat itu diberikan izin untuk membuka kasino yaitu Yo Putshong dan Apyang. Nah sejak saat itulah para pemain judi yang sebelumnya sembunyi-sembunyi ketika memainkan permainan judi mulai bermunculan.

Tentunya tidak adanya peraturan mengenai larangan bermain judi http://202.95.10.10/ di Indonesia ini mendapatkan kecaman dari beberapa pihak terutama kaum Muslim. Tetapi dampak secara finansialnya sangat menguntungkan untuk melakukan pembangunan di wilayah Jakarta. Jika pada saat sebelum pemerintah melakukan pelegalan terhadap permainan judi, anggaran untuk pembangunan wilayah Jakarta hanya sebesar 66 juta saja. Lain halnya ketika sudah keluar undang-undang mengenai pelegalan permainan judi, anggaran pembangunan yang dihasilkan melonjak sangat tinggi yaitu lebih dari 1000%. Sehingga dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun, pemerintah Jakarta telah mendapatkan anggaran sebesar 89 miliar.

Pelegalan permainan judi ini tidak hanya dilakukan di wilayah Jakarta saja, pada tahun 1960 di Surabaya muncullah suatu jenis permainan lotre yang disebut dengan Lotto atau Lotre Totaliastor. Permainan ini dilegalkan secara resmi oleh pemerintah daerah Surabaya yang bertujuan untuk melakukan pemungutan dana dalam menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional yang ke-7 di Surabaya.

Awal Mula Pelarangan Judi di Indonesia

Setelah beberapa daerah di Indonesia melegalkan permainan judi di Indonesia, di tahun 1965 permainan judi ini sempat terhenti. Hal ini dikarenakan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 113 Tahun 1965. Keputusan presiden ini menyatakan bahwa permainan judi termasuk lotre ini merupakan sebuah permainan yang sangat merusak moral bangsa sehingga termasuk ke dalam kategori subversi. Nah inilah awal mula adanya larangan bermain judi di Indonesia.

Pada akhirnya pemerintah Indonesia mulai mengeluarkan peraturan perundang-undangan mengenai penertiban perjudian yang dicantumkan dalam UU No. 7 Tahun 1974. Sehingga seluruh praktek perjudian yang ada di Indonesia resmi di hapuskan karena sangat bertentangan dengan Pancasila dan tentunya agama.

Selain UU No. 7 Tahun 1974, peraturan perundang-undangan mengenai larangan bermain judi di Indonesia ini telah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pada pasal 303 dan juga pasal 303 bis. Berikut ini penjelasannya!

KUHP Pasal 303

Pasal 303 KUHP menyatakan bahwa bagi siapapun yang sengaja memberikan kesempatan atau bahkan menawarkan bermain judi kepada orang lain maka akan diancam dengan hukuman pidana kurungan penjara selama sepuluh tahun atau membayar denda sebanyak 25 juta rupiah.

KUHP Pasal 303 bis

Setelah Pasal 303 KUHP di resmikan, aturan mengenai larangan bermain judi di Indonesia ini kemudian diperbaharui dengan diresmikannya KUHP pasal 303 bis. Pasal ini menyatakan bahwa bagi siapa saja yang melakukan permainan judi baik itu yang diadakan di jalan umum ataupun di pinggiran jalan yang dilalui oleh khalayak ramai maka akan dikenakan pasal ini dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun dan membayar denda sebanyak 10 juta rupiah.

Nah, KUHP Pasal 303 dan Pasal 303 bis ini tidak diterapkan begitu saja namun didasarkan dengan perbuatan judi yang telah dilakukan, Misalnya bagi orang yang mengadakan permainan judi maka akan dihukum dengan KUHP Pasal 303. Sementara itu bagi orang yang hanya ikut dalam permainan tersebut tanpa mengadakan permainan judi maka akan dijerat dengan KUHP Pasal 303 bis.

Perlu Anda ketahui bahwa peraturan mengenai larangan bermain judi saat ini terus diperbaharui. Hal ini dikarenakan permainan judi yang terus berkembang, dimana permainan ini bisa dilakukan secara online. Maka dari itu pemerintah sudah menyiapkan aturan khusus mengenai hal tersebut yaitu dalam Pasal 27 ayat 2 UU ITE.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *